Sejumlah mitos pembentukan otot

Jika Anda benar-benar serius berkomitmen pada program pembentukan otot, Anda harus berhati-hati menerima nasehat. Bodybuilding dan fitness adalah bisnis jutaan dolar dan banyaknya situs-situs baru yang muncul setiap hari.

Banyak dari mereka yang menyebut diri “para ahli” di luar sama benar-benar tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan. Mereka memotivasi kita memakai pil-pil mahal, powder, dan “program ajaib” yang sebenarnya tidak perlu hanya untuk mendapatkan banyak uang.

Jika Anda tidak berhati-hati, maka Anda akhirnya akan jatuh ke dalam jebakan yang akhirnya akan menghancurkan tujuan Anda dan menghalangi Anda dari memiliki fisik berotot yang Anda rindukan.

Dalam artikel ini akan disingkapkan 5 mitos bodybuilding agar Anda dapat memperoleh pencerahan mengenai pembentukkan otot dan memperoleh hasil yang maksimal.

Mitos #1: Untuk membentuk otot, Anda harus mencapai “pump” (habis-habisan) selama latihan. Semakin besar pump yang Anda capai, semakin banyak otot yang dibentuk.
Bagi Anda yang baru memulai, “pump” adalah perasaan yang Anda dapatkan ketika darah terperangkap di dalam jaringan otot ketika Anda latihan dengan beban. Otot-otot akan membengkak, memperbesar ukuran otot dan sistem pembuluh darah dan akan membuat tubuh Anda terasa semakin besar, kencang, dan lebih kuat.

Meskipun pump memang terasa fantastis, kebenarannya adalah pump hanya memiliki sedikit hubungan dengan rangsangan terhadap otot Anda untuk bertumbuh. Pump sebenarnya hanya hasil peningkatan aliran darah ke jaringan otot dan sudah pasti bukanlah indikasi dari latihan yang berhasil. Mencapai pump yang besar di gym bukan berarti Anda telah berhasil dalam latihan, dan mencapai pump yang kecil bukan berarti Anda belum mencapai latihan yang berhasil.

Latihan yang berhasil harus hanya diukur dari konsep kemajuan. Jika Anda dapat mengangkat beban lebih besar atau melakukan repetisi lebih banyak daripada minggu sebelumnya, artinya Anda telah mengalami kemajuan.

Mitos #2: Jika Anda ingin otot-otot berkembang, Anda harus “merasakan pembakaran!”
Ini adalah kepercayaan yang sama sekali salah dalam gym. Rasa ”pembakaran” hasil dari latihan berat yang intens sebenarnya adalah akibat dari asam laktat (hasil pembuangan metabolik) yang dikeluarkan di dalam jaringan otot ketika Anda latihan.

Tingkat asam laktat yang bertambah sangat sedikit hubungannya dengan pertumbuhan otot dan mungkin malah dapat memperlambat pertumbuhan otot. Anda dapat mengurangi produksi asam laktat dengan latihan menggunakan repetisi yang lebih sedikit daripada lebih dari 10 ke atas.

Mitos #3: Anda harus selalu berlatihn sesuai aturan di buku dalam semua latihan.
Latihan sesuai aturan di buku ketika di gym selalu adalah hal yang penting, tapi terobsesi menggunakannya adalah masalah lain. Jika Anda selalu berusaha melakukan setiap latihan sesuai aturan yang sempurna, Anda mungkin akan menambah kemungkinan cedera dan secara terus-menerus menurunkan jumlah total rangsangan otot yang dapat Anda capai. Ingat, kita bukan robot!

Penting sekali Anda selalu bergerak secara natural ketika latihan. Ini artinya menambah goyangan di punggung Anda ketika melakukan bicep curls, atau sedikit menggunakan momentum tubuh ketika melakukan barbell rows.

Santai saja dan biarkan tubuh Anda bergerak jika memang harus bergerak. Terlalu terobsesi untuk melakukannya sesuai aturan malah akan mengganggu kemajuan Anda.

Mitos #4: Membentuk otot akan membuat Anda menjadi lebih lamban dan kurang fleksibel.
Sebenarnya, membentuk sejumlah otot tidak berlemak akan membuat Anda lebih berenergi dan lebih fleksibel. Otot bertanggungjawab terhadap semua pergerakan yang dilakukan tubuh Anda, dari lari, melompat, sampai melempar. Intinya adalah, semakin kuat otot Anda, semakin besar hasil yang diperoleh tubuh Anda. Memiliki pergelangan kaki yang berotot akan meningkatkan kecepatan kaki, sama halnya memiliki bahu yang lebih kuat artinya dapat melempar lebih jauh. Otot yang kuat adalah otot-otot yang dapat melakukan segalanya, bukan sebaliknya.

Mitos $5: Untuk mencapai fisik yang bagus, Anda harus menggunakan teknik yang sama seperti yang dilakukan orang-orang di gym atau binaragawan di majalah.
Penting sekali bagi Anda yang disadari bahwa hanya karena orang-orang di gym kuat dan berotot, bukan berarti mereka banyak pengetahuan dan melakukan segalanya ”dengan benar.” Genetika memainkan peranan sangat penting dalam proses pembentukan otot, dan beberapa orang dapat memperoleh fisik yang bagus tidak peduli bagaimana cara mereka latihan.

Saya telah melihat orang-orang berlatih dua hari seminggu, tidak begitu memperhatikan diet mereka, minum minuman keras setiap akhir minggu dan masih memiliki tubuh yang berotot. Mereka sebenarnya adalah orang-orang yang cukup beruntung memiliki genetika otot yang unggul.

Bagi binaragawan profesional, ini sangat berbeda. Sebenarnya, setiap binaragawan yang Anda lihat di majalah telah meningkatkan kemampuan pemulihan mereka menggunakan berbagai steroid dan hormon, dan dalam jumlah besar. Untuk latihan natural dengan genetika yang sedang-sedang saja, mengikuti rutinitas binaragawan profesional akan menjadi misi bunuh diri.

Saya harap, artikel ini akan menjelaskan beberapa kebingungan yang Anda miliki, tapi kenyataannya adalah bahwa 5 mitos ini hanyalah sebagian kecil dari mitos-mitos lainnya. Ada banyak informasi pembentukan otot yang omong kosong berkeliaran di luar sana dan terkadang menakutkan. (dari infogue.com)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*